Monday, July 10, 2006

POLIBINI

Pada saat Simbah memimpin taklim, ada peserta yang mengajukan pertanyaan. Orang ini salah satu mantunya adalah orang Yaman. Soal yang diajukan adalah masalah poligami.

"Mbah, ane fernah denger itu ada orang bilang bahwa kita boleh funya isteri samfek sembilan. Afakah memang begitu Mbah? Katanya dia mengamalkan ayat Al Qur'an mbah..."

Weleh...Simbah jadi inget, itu kasus pernah diekspos salah satu TV swasta belum lama ini. Ada orang Jawa Timuran, yang punya bini sampe 9 dan berdalih bahwa itu adalah keyakinan agamanya.

"Gini wan...," Simbah mulai njawab. "Perintah beristeri lebih dari satu itu ada di Surat An Nisa ayat 3 yang sebagian redaksinya berbunyi '..fankihuu maa thooba lakum minan nisaa matsna wa tsulasa wa rubaa'.." artinya : maka nikahilah oleh kalian apa yang baik buat kalian dari wanita itu dua atau tiga atau empat..."

"Lantas kenapa bisa jadi sembilan mbah?"

"Itu kan gara-gara orang nggak paham bahasa arab wan. Di redaksi itu ada kata 'wa' yang biasa diartikan 'dan'. Nah orang yang kebetulan Abdul Manuk (Hamba Kemaluan) mengartikannya dengan kata itu sehingga menurut uteknya yang penuh hawa nepsu itu dijumlahkanlah bilangan-bilangan itu, sehingga diartikan "Maka nikahilah oleh kalian yang baik buat kalian dari wanita itu dua dan tiga dan empat.."........... Yo wis.. loro tambah telu tambah papat hasilnya songo bin sembilan..."

"weh.... ini ferlu diluruskan mbah... yang benar gimana ituh..?"

"Loh, kata 'wa' dalam bahasa arab itukan tidak selalu berarti 'dan' wan. Ente kan orang sono, encik arab, jangan mau dienciki wan. Kata 'wa' itu kan bisa berarti qosam atau sumpah, misal wal ashri (demi waktu), wa dhuha (demi waktu dhuha), bisa diartikan 'atau' sebagaimana surat An Nisaa diatas, bisa juga diartikan 'dan'. Jadi ya gak semua diartikan 'dan' lho wan....."

Di sini nampak betul bahwa isi Al Qur'an itu jika diterjemahkan secara bebas oleh orang yang bukan ahlinya, maka akan menghasilkan penyelewengan. Tapi simbah heran juga, banyak sekali yang hanya berbekal Al Qur'an terjemahan sudah berani cas cis cus berfatwa halal haram kesana kemari. Malah ada yang berpendapat bahwa Al Qur'an harus diterjemahkan bebas, terlepas dari kaidah ilmu tafsir yang sudah mapan.

9 Comments:

At 9:22 PM, Anonymous Andybr nanggepi...

lha mbah Dipo, pripun, badhe kagungan mbah putri cacah pinten

 
At 7:58 AM, Anonymous Mbah Dipo nanggepi...

wah... anu pakdhe... cita-cita kolomben pingin gadhah putra sekawan tapi mbarep kabeh.... Lha sakniki malah pun putra tiga mbarepe mung sithok..... hehehe...

 
At 5:21 PM, Anonymous ario dipoyono nanggepi...

alo mbah dipo gimana kabarnya, salam kenal ya dari dipo. Knapa koq dipanggil mbha dipo nih?? emang udah tua??

 
At 6:12 PM, Anonymous the Kalong's nanggepi...

weleh2, nyenengke tenang bloge mbah... aku wae dolanan gimme nganti lali arep komen2... kekekekeke...
'lam knal

 
At 7:58 PM, Anonymous Mbah Dipo nanggepi...

Buat kang ario dipo dan kang irwan kalong, salam kenal juga. Ini dipanggil mbah dipo gara-gara saya punya rubrik komik strip di suatu tabloid (yang sekarang mati suri), kebetulan bentuknya Parodi Politik yang disingkat DIPO. Tokohnya sudah embah-embah... jadilah Mbah Dipo..

 
At 6:56 PM, Anonymous koeaing! nanggepi...

mbah, trimakasie soeda kasie feed ik di kowe poenja blog, feed koweorang dimanah, gentian ik pasang itoe....

 
At 8:44 PM, Anonymous andi nanggepi...

mbah, dilanjut mbah tentang kriterianya PoliBini biar lengkap. Ntar yng baca malah tambah napsu nih .. minta bini banyak, mentang - mentang perempuan sekarang lebih banyak dari laki .. maen pinang aja :)

 
At 9:14 AM, Blogger Mbah Dr. Dipo nanggepi...

yang boleh polibini hanya mereka yang konsekwen aja. Yakni rela dan mau kalo anak perempuannya atau adik/kakak perempuannya kelak dilamar orang untuk jadi isteri kedua, ketiga atau keempat....

 
At 8:16 PM, Anonymous Jauhari nanggepi...

Sangar mbah... boso arabe salute

 

Post a Comment

<< Home